2 Perbedaan Mendasar antara Mikroekonomi dan Makroekonomi

MakroekonomiIlmu ekonomi pada dasarnya adalah  studi yang mempelajari tentang pemenuhan kebutuhan manusia terkait dengan kelangkaan sumber daya yang dimiliki. Kelangkaan muncul sebagai akibat adanya kesenjangan antara kebutuhan dan keinginan manusia. Dalam pembahasan ilmu ekonomi secara garis besar, terbagi atas mikroekonomi dan makroekonomi.

Mikroekonomi

Definisi mikroekonomi yaitu studi tentang bagaimana rumah tangga dan perusahaan mengambil keputusan, dan bagaimana para pengambil keputusan ini berinteraksi di pasar. Adapun prinsip utama dari mikroekonomi adalah bahwa rumah tangga dan perusahaan berusaha mencapai optimalisasi. Mikroekonomi menangani prilaku satuan-satuan ekonomi individual termasuk di dalamnya. Dalam rangka untuk mengatasi permasalahan alokasi akibat kelangkaan sumber daya, satuan-satuan ini mencakup konsumen, pekerja atau buruh, para penanam modal, intinya setiap individu memainkan peranan dalam berfungsinya perekonomian. Mikroekonomi juga menjelaskan cara dan alasan-alasan satuan ini membuat keputusan-keputusan ekonomis. Bidang lain yang penting dalam mikroekonomi adalah bagaimana satuan-satuan ekonomi berinteraksi untuk membentuk satuan-satuan yang lebih besar.

Makroekonomi

Sementara itu, makroekonomi merupakan cabang utama lain dari ekonomi yang menangani isu-isu yang bersifat makro atau lebih luas. Termasuk di dalamnya menangani jumlah agregat, seperti tingkat dan laju pertumbuhan produksi nasional, suku bunga, pengangguran dan inflasi. Akan tetapi, pembatasan antara makroekonomi dan mikroekonomi sudah semakin pudar belakangan ini.

Perbedaan Utama Mikroekonomi dan Makroekonomi

  1. Dalam ekonomi mikro, uang tidak penting adalah relative price, dan teori utility inilah yang menjadi jantung ekonomi mikro. Sementara dalam ekonomi makro, uang sangat penting,  karena yang terpenting adalah daya beli uang. Sehingga uang mampu diterjemahkan menjadi permintaan. Karena uang ini berkembang menjadi ilmu ekonomi moneter, yang mempelajari cara mengatur uang beredar.
  2. Pada ekonomi mikro selalu berbicara mengenai individu dan penjumlahan individu, sementara dalam ekonomi makro, adanya unsur pemerintahan dalam perekonomian.

Dalam penganalisisan mikroekonomi selalu dimulai dengan pemahaman mengenai kelembagaan dalam ekonomi, termasuk di dalamnya hukum. Adapun hukum ini mampu menjelaskan prilaku produsen dalam mengalokasikan sumber dayanya. Pada akhirnya, para produsen itu mampu mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan.

Referensi: Arif, Nur Rianto. 2010. Teori Makroekonomi Islam. Bandung: Alfabeta.

 

Kunjungi juga:

Jadwal Makan Bayi yang Harus Diketahui Oleh Para Ibu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!