CONTOH PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI (SIDANG MUNAQOSAH)

Ujian SkripsiSkripsi adalah karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa program Strata Satu (S1), sebagai salah satu sarat penyelesaian studinya. Maksud dari penulisan skripsi adalah melatih mahasiswa berpikir sistematis dan logis serta bisa menuangkan ide atau gagasannya dengan metode ilmiah dalam bentuk tulisan. Penulisan skripsi menggunakan prinsip-prinsip dan metode berpikir ilmiah, seperti: objektif, empiris, logis, analitis, komprehensif, verifikatif, dan sistematis. Setelah skripsi dibuat, maka skripsi ini akan disidangkan dengan nama sidang munaqosah atau ujian skripsi.

Contoh Pelaksanaan Ujian Skripsi

  1. Ujian skripsi dilaksanakan pada hari kerja di ruang ujian khusus (ruang munaqosah) yang telah ditentukan.
  2. Dalam sehari, sidang munaqosah bisa dilaksanakan dengan jumlah peserta maksimal 14 orang.
  3. Sidang munaqosah dibuka oleh Rektor. Jika berhalangan hadir, maka sidang bisa dibuka oleh wakil rektor/dekan.
  4. Ujian skripsi dipimpin oleh ketua sidang dan didampingi oleh sekretaris sidang.
  5. Tugas ketua sidang: Memimpin sidang, mengarahkan pelaksaan persidangan, dan mengumumkan hasil ujian skripsi dan menutup sidang.
  6. Tugas sekretaris sidang: Menggantikan pemimpin sidang jika berhalangan, membantu tugas ketua sidang, membantu notulasi pelaksanaan sidang, dan mendistribusikan form nilai bimbingan dan ujian skripsi kepada penguji dibantu staf prodi.
  7. Peserta ujian skripsi wajib hadir 30 menit sebelum sidang dibuka, dengan mengenakan pakaian resmi. Biasanya tiap-tiap kampus memiliki aturan tersendiri.
  8. Dosen penguji harus berpakaian rapi, berdasi bagi laki-laki.
  9. Dosen penguji wajib hadir 5 menit sebelum ujian dimulai.
  10. Setiap peserta ujian harus mempresentasikan isi skripsi dihadapan penguji selama 5-10 menit. Dengan atau tanpa menggunakan power point meliputi masalah, teori, metodologi, dan hasil penelitian.
  11. Sebelum presentasi isi skripsi dimulai, peserta ujian diberi kesempatan untuk menyampaikan ralat tulisan skripsi dengan membacakan daftar ralat yang telah disiapkan oleh yang bersangkutan.
  12. Penyampaian ralat secara tertulis dilakukan bersamaan dengan penyerahan skripsi kepada para penguji.
  13. Setiap penguji diberi kesempatan waktu menguji minimal 20 menit dan maksimal 30 menit.
  14. Saran perbaikan atau perubahan skripsi ditulis secara resmi di lembar Catatan Ujian Skripsi yang dikeluarkan oleh penguji dan disampaikan kepada pembimbing.
  15. Hasil nilai ujian bisa diumumkan setelah penguji dan pembimbing secara lengkap memberi nilai.
  16. Pengumuman hasil ujian dan penutupan sidang munaqosah dilakukan oleh ketua/sekretaris sidang dan dihadiri ketua prodi, sekaligus memberikan pesan-pesan akhir yang dianggap penting.
  17. Ketua/sekretaris sidang menyerahkan berita acara sidang munaqosah kepada bagian akademik.
Referensi: Penulis, Tim. 2017. Pedoman Penulisan Skripsi. Cirebon: Biro Penerbit IAI BBC.

 

Kunjungi juga:

MENGETAHUI APA ITU "GIRO" DALAM ILMU EKONOMI

4 BENEFITS OF APPLE THAT YOU MUST KNOW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!